Get Adobe Flash player

Monthly Archives: February 2013

“Lomba Menyanyi Lagu Keroncong Kontemporer SD dan SMP se-Jawa Timur”

KERONCONG BANGKITKAN BUDAYA BANGSA

 

Foto bersama bapak Ikhsan Kepala Dinas Pendidikan Kota SurabayaLagu dan musik yang bergenre keroncong keberadaannya di tengah-tengah perkembangan dan perubahan yang sangat pesat dalam kehidupan masyarakat sekarang ini seakan-akan sudah menjadi artefak peninggalan masa lalu dan dipajang di museum. Kebesaran dan kejayaan keroncong serta keindahan yang dimilikinya telah kalah oleh tranformasi budaya akibat globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Seiring dengan perkembangan dan perubahan tersebut, selain keroncong, tatanan nilai-nilai budaya pun mulai mengalami pergeseran atau mulai luntur dari hakikatnya dan tidak menjadi penting lagi dalam dinamika kehidupan masyarakat sekarang ini.

Berangkat dari keprihatinan terhadap kenyataan mulai lunturnya penghargaan budaya sendiri, muncul kesadaran dari berbagai kalangan yang berusaha mengembalikan tatanan nilai-nilai budaya, khususnya pada musik keroncong yang telah lama kehilangan pamornya. Lembaga Pendidikan Santa Maria Surabaya adalah salah satu kalangan yang peduli dan sadar akan pentingnya penghargaan dan pelestarian budaya bangsa. Lembaga ini berupaya mewujudnyatakan salah satu rumusan misinya  yaitu pendidikan yang menumbuhkembangkan kecintaan budaya, bangsa, dan tanah air melalui penghargaan pada pluralitas budaya, agama.

Untuk menumbuhkembangkan dan mewujudkan penghargan dan kecintaan pada budaya bangsa, seperti yang termuat dalam rumusan misi di atas, SMP Santa Maria sebagai salah satu jenjang pendidikan dalam Lembaga Pendidikan Santa Maria Surabaya menyelenggarakan “Lomba Menyanyi Lagu Keroncong Kontemporer SD dan SMP se-Jawa Timur” pada hari Sabtu, 26 Januari 2013, waktunya dimulai dari pukul 07.30 sampai dengan 17.00, lokasi di Pendopo SMP Santa Maria dengan peserta 20 SD dan 20 SMP se-Jawa Timur.

Menurut Ketua Pelaksana, Benediktus Kusdinarto, “Melalui kegiatan lomba ini diharapkan mampu membangkitkan kembali budaya bangsa yang mulai terancam keberadaannya, khususnya musik keroncong, dan juga mampu menumbuhkembangkan bakat dan minat siswa dalam kemampuan bernyanyi, serta sebagai salah satu media untuk merefleksikan dan menumbuhkan kembali nilai-nilai hidup yang mulai luntur atau lemah diantaranya yaitu: nilai kepekaan, kepedulian, kerjasama, solidaritas, dan penghargaan pada pluralitas budaya dan agama.”

Pada acara ini juga dihadiri oleh bapak Ikhsan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

  • Tablet Nvidia Pakai GPU Keppler 192 Core July 23, 2014
    Nvidia kembali menggebrak pasar perangkat game berbasis Android dengan merilis Shield Tablet. Berbeda dengan pendahulunya, Shield Tablet berbentuk seperti tablet Android pada umumnya. Tak ada gamepad terintegrasi seperti yang dilakukan Nvidia di Nvidia Shield. […]
  • 4.868 Izin Pertambangan Terancam Dicabut Akhir Tahun Ini July 23, 2014
    Sejak otonomi daerah Bupati/Walikota memiliki kewenangan mengeluarkan izin usaha pertambangan (IUP), banyak tumpang tindih lahan dan tunggakan royalti. […]
  • Masjid di Yinchuan, Berdiri Megah di Tengah Minoritas Muslim Tiongkok July 23, 2014
    Mungkin kebanyakan wisatawan muslim akan kebingungan mencari masjid di Tiongkok. Namun lain hal jika Anda datang ke Kota Yinchuan di Ningxia, Tiongkok, di sana ada masjid besar yang mudah ditemukan. […]