slider3  slider2

Text here .....

Percobaan new block percobaan new block percobaan new block

Peringatan HUT RI Ke 68. (2013-08)

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68, Organisasi Siswa Intra Sekolah mengadakan beragam perlombaan. Perlombaan-perlombaan tersebut dilaksanakan pada tanggal 14 dan 16 Agustus 2013. Kegiatan perlombaan ini tidak hanya untuk siswa saja namun juga untuk Guru.

Tanggal 14 Agustus 2013 macam lomba yang dilaksanakan adalah memasukan paku dalam botol, lomba ini membutuhkan kerjasama antara guru wali kelas dengan siswanya. Guru diminta memasukan paku ke dalam botol dengan mata yang tertutup. Selain itu ada perlombaan rambak karung. Lomba ini estafet antara balap karung dan makan rambak. Umumnya makan krupuk, tetapi dalam lomba ini diganti rambak. Untuk mengadu kekuatan siswa tersedia perlombaan tarik tambang campuran antara siswa putra dan putri.  Lomba futsal corong merupakan salah satu cabang perlombaan yang dipertandingkan. Tidak semestinya pertandingan futsal, namun para peserta wajib memakai corong buatan panitia. Dengan memakai corong jarang pandang peserta terbatas pada lobangnya. Butuh perjuangan dalam menendang atau mem-passing karena sulit melihat dimana letak bolanya.

Tanggal 16 Agustus 2013 macam lomba yang dilaksanakan adalah lomba fashion show ala perjuangan. Lomba unjuk talenta, menyanyi lagu SERVIAM, serta lomba yel-yel kelas. Antusias para siswa tampak pada saat persiapan penampilan dari masing-masing jenis lomba. Dimasing-masing kelas semua sibuk menyiapkan diri tampil sebaik-baiknya dibawah bimbingan wali kelas masing-masing. Penampilan yang sungguh-sungguh terlihat juga pada saat mereka tampil dihadapan penonton dengan kostum dan make-up untuk mendukung penampilan.

Puncak rangkaian peringatan HUT RI ke-68 ditandai dengan Upacara Bendera bersama dilapangan Tumapel. Petugas dalam upacara kali ini tidak seperti biasanya yang terdiri dari siswa-siswi, namun semua petugas dalam upacara bendera tersebut dari Bapak dan Ibu Guru. Aksi nyata menjadi petugas upacara ini merupakan salah satu upaya kongkret dalam memberikan teladan kepada para siswa-siswi. Selesai upacara bendera dilakukan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba. Hadiah merupakan bentuk penghargaan semata, namun ada yang lebih penting dari sekedar hadiah dari tujuan diadakan lomba tersebut. Nilai-nilai perjuangan yang perlu kita warisi dari para pahlawan yang sudah gugur dalam merebut kemerdekaan. Nilai sportifitas untuk mengakui keunggulan orang lain dengan jiwa besar. (Humas)